Perkemahan di Sungai Araguaia mengesankan dengan menunjukkan cara mandi air panas Perkemahan pasangan Marynara Marinari dan suaminya, Deivisteu Marinari, di Sungai Araguaia, terkesan dengan menunjukkan cara mandi air panas. Psikolog dan pelukis otomotif ini berasal dari Goiânia dan menghabiskan liburan terakhirnya di Aruanã, di tepi sungai. Menurutnya, suaminya menciptakan sistem yang memompa dan memanaskan air (lihat di atas). Dalam video yang diunggah di media sosial, psikolog memperlihatkan sistem yang menggunakan selang taman, satu keluar dari sungai dan satu lagi terhubung ke pancuran. Menurutnya, semuanya didukung oleh panel energi surya yang juga memungkinkan baterai disuplai energi ke seluruh tenda dengan lampu bahkan charger ponsel. ✅ Klik dan ikuti saluran g1 GO di WhatsApp Marynara menceritakan kepada g1 bahwa seluruh ide itu datang dari suaminya karena suatu kebutuhan: dia mengatakan dia tidak bisa tidur tanpa mandi dan, pada malam hari, air di sungai sangat dingin, selain itu ada bahaya ikan pari. Tapi saya tidak bisa tidur tanpa mandi, dan di malam hari sangat dingin di tepi sungai. Lalu suami saya punya ide untuk membuat sistem ini yaitu pemanas gas dan pancuran ini, serta pompa yang mengambil air langsung dari sungai, ”ujarnya. BACA JUGA: Sepasang suami istri mengubah mobil menjadi kemah di Sungai Araguaia; video Pemandu menangkap ikan pari raksasa di Sungai Araguaia dan pemandangannya menarik perhatian; video Camp menciptakan 'Sustainable Lounge', dilengkapi dengan energi surya di Sungai Araguaia, di Aruanã Kenyamanan Selain mandi air panas, Marynara menyebutkan penemuan suaminya yang lain yang membuat tinggal di tepi sungai lebih mudah. Pompa yang mengalirkan air ke pancuran juga berfungsi untuk menyuplai wastafel, yang cocok untuk mencuci tangan dan peralatan tanpa meninggalkan pasir. "Dia ambil meja besi, potong mejanya, ambil loyang kuenya, buat lubang-lubangnya, jadikan seperti wastafel dan tambah keran juga. Benar-benar memadukan antara kebutuhan, permintaan, dan hasil semua itu terjadi," tuturnya. “Semua penyambungannya kita pakai solar panel. Tidak ada genset, semuanya pakai solar panel dan battery. Dia menyambungkan lampu, kasur kita digelembungkan menggunakan listrik, charger hp berfungsi normal, speaker di charge menggunakan stopkontak 220”, ungkap Marynara tentang fasilitas yang ada di camp. Marynara menunjukkan pancuran air panas di Sungai Araguaia Reproduksi/Instagram 📱 Lihat berita lain dari wilayah ini di g1 Goiás. VIDEO: berita terbaru dari Goiás