iPhone atau sarden? Video influencer yang memperlihatkan ikan kaleng dalam kemasan premium viral di media sosial
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisVideo influencer yang memperlihatkan ikan kaleng dalam kemasan premium viral di media sosial
Reproduksi/Instagram
Sebuah video yang diterbitkan oleh influencer Brasil Luana Barbour menjadi heboh di media sosial setelah menunjukkan pembukaan sebuah produk yang sekilas tampak seperti peluncuran teknologi. Kemasannya yang canggih, mirip dengan yang digunakan oleh perusahaan besar di sektor ini, membuat banyak pengguna percaya bahwa itu adalah perangkat elektronik baru. Kejutan datang ketika isinya terungkap: sekaleng ikan kaleng.
Dalam rekaman yang dipublikasikan Sabtu (5) lalu, Luana tampak membuka kotak itu sambil mencoba mencari tahu apa yang ada di dalamnya.
"Produk baru dari David Protein ini hadir untuk saya minggu ini. Saya tidak tahu apa itu, saya membukanya untuk Anda," katanya.
Setelah melepas kemasannya, influencer menyimpulkan:
"Menurutku itu ikan. Enak sekali kawan. Ini protein murni."
Video influencer yang memperlihatkan ikan kaleng dalam kemasan premium viral di media sosial
Reproduksi/TV Globo
Kontras antara penyajian produk dan barang itu sendiri menghasilkan ribuan komentar dan reaksi di internet. Banyak pengguna internet membandingkan produk tersebut dengan sekaleng sarden atau tuna sederhana yang dapat ditemukan di supermarket.
“Saya sudah menyukainya, mengira itu adalah sandiwara yang dibuat dengan sangat baik,” tulis seorang pengguna.
“Mereka mengemas sardennya ke dalam kotak iPhone,” komentar yang lain.
Yang lain menyatakan keterkejutannya atas reaksi influencer terhadap produk tersebut.
"Saya tidak mengerti apakah ini lelucon atau Anda serius," tulis salah satu pengguna.
Sekarang di g1
Apa produknya?
Meskipun dibandingkan dengan ikan sarden, produk yang diluncurkan oleh David Protein adalah ikan cod kalengan yang disebut "Cod 2". Menurut perusahaannya, setiap kaleng mengandung 18 gram protein dan hanya 70 kalori, hanya dengan dua bahan: ikan cod Atlantik dan garam.
Produk ini dijual dalam kemasan empat seharga US$39 di Amerika Serikat. Menurut produsennya, ikan tersebut ditangkap di perairan Atlantik Utara, di Greenland, dan diproses di Denmark.
Video influencer yang memperlihatkan ikan kaleng dalam kemasan premium viral di media sosial
Reproduksi/TV Globo
strategi pemasaran
David Protein adalah merek Amerika yang terkenal dengan protein batangannya. Menurut perusahaan, ikan cod kalengan diluncurkan sebagai edisi khusus sejalan dengan usulannya untuk menawarkan makanan dengan kandungan protein tinggi dan jumlah kalori rendah.
Namun yang paling menarik perhatian adalah cara produk tersebut disajikan. Peluncuran tersebut diumumkan dalam kemasan yang mengingatkan pada yang digunakan oleh perusahaan teknologi, selain mengadopsi komunikasi yang terinspirasi dari presentasi perangkat elektronik baru.
Di media sosial, pengguna menafsirkan inisiatif ini sebagai strategi untuk memperkuat positioning merek. Kemasan yang berbeda dan format "unboxing" membantu meningkatkan dampak produk, yang akhirnya melampaui dunia kebugaran dan menjadi topik di kalangan pengguna internet.
Ikan cod kalengan yang dihadirkan dalam kotak menyerupai kemasan produk teknologi menarik perhatian netizen
Reproduksi/Media Sosial
← Kembali