Siapakah Bella Longuinho, influencer asal Minas Gerais yang viral usai membagikan transisi gender di media sosial
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisBella Longuinho melaporkan agresi dari pacarnya dan mengumumkan akhir hubungan
Bella Longuinho, yang mengakhiri hubungannya dan melaporkan pada Selasa (9) ini telah diserang oleh pacarnya, adalah seorang influencer digital dan pembuat konten yang lahir di Santa Rita do Sapucaí, di selatan Minas Gerais. Dikenal publik terutama di TikTok, ia memiliki jutaan pengikut di media sosial, tempat ia berbagi video tentang rutinitas, kecantikan, gaya hidup, dan kehidupan pribadi.
Infkuencer menjalani masa kecilnya di kota berpenduduk sekitar 42 ribu jiwa, menurut IBGE. Hari ini dia tinggal di São Paulo (SP). Dia menggambarkan masa kecilnya di pedesaan sebagai masa yang luar biasa.
"Masa kecil saya sangat indah di Santa Rita. Saya pikir bahkan sakral jika saya tumbuh di pedesaan. Sangat aman, saya bermain di jalanan, saya belajar di sekolah swasta, saya tidak pernah punya masalah dengan prasangka. Saya punya kenangan terbaik," katanya.
Di usianya yang ke-24, Bella mulai memproduksi konten di masa pandemi Covid-19, pada tahun 2020. Awalnya ia menarik perhatian dengan video-video humor dan konten-konten yang berkaitan dengan dunia fitnes, saat ia masih menggunakan nama Zé Longuinho.
📲 Ikuti halaman g1 Sul de Minas di Instagram
Pertumbuhan terjadi pada tahun 2021, ketika video tarian menjadi viral di media sosial. Sejak itu, mereka telah mengkonsolidasikan kehadiran digitalnya dan mulai memperluas jangkauannya dengan lebih banyak konten pribadi.
Bella Longuinho melaporkan telah diserang oleh pacarnya dan mengumumkan akhir hubungannya
Bella Longuinho menjadi viral sebelum dan sesudah transisi: 'Ini bukan masalah besar'
Transisi Bella Longuinho, influencer asal Santa Rita do Sapucaí, kembali viral
Reproduksi/Instagram
Transisi gender
Influencer ini semakin terkenal pada tahun 2024 dan 2025, ketika dia secara terbuka membagikan transisi gendernya. Di jejaring sosial, Bella mulai menunjukkan berbagai tahapan prosesnya, termasuk perawatan hormon, perubahan fisik, dan operasi.
Prosedurnya meliputi feminisasi wajah, implan, dan operasi penggantian kelamin yang dilakukan di Thailand, negara yang terkenal dengan jenis intervensi ini.
Cara terbukanya dalam melaporkan pengalamannya membantu meningkatkan dampak konten. Video yang menunjukkan “sebelum dan sesudah” transisi cenderung menjadi viral, mengumpulkan jutaan penayangan dan komentar.
Isabella Longuinho, yang dikenal sebagai Bella, berusia 23 tahun dan berasal dari Santa Rita do Sapucaí (MG)
Reproduksi / Jejaring sosial
Jejaring sosial
Di TikTok, platform utama influencer, Bella memiliki sekitar 4 juta pengikut dan lebih dari 120 juta suka.
Video-video yang dipublikasikan memadukan berbagai tema, seperti rutinitas sehari-hari, transformasi visual, tarian, tips kecantikan, dan refleksi identitas dan harga diri. Sebagian isinya juga membahas pengalamannya sebagai perempuan trans dan proses pengenalan diri.
Selain TikTok, dia juga aktif hadir di Instagram, di mana dia terus berbagi detail kehidupan pribadinya dan berinteraksi dengan pengikutnya.
Lintasan
Bella meninggalkan sekolah hukum setelah menyadari bahwa dia dapat mencari nafkah dari internet, dengan berkembangnya peluang publik dan profesional di media sosial.
Dia sering menyoroti dukungan keluarganya selama masa transisi dan menyatakan bahwa dia menggunakan jangkauannya untuk menunjukkan bahwa setiap proses itu unik.
Saat ini, influencer dianggap sebagai salah satu nama yang sedang naik daun di kalangan pembuat konten Brasil, terutama karena menggabungkan hiburan dan kisah pribadi yang memobilisasi publik di jaringan.
Serangan pacar
Dalam video yang diunggah di media sosial, Bella merinci episode di mana ia mengaku diserang oleh pacarnya akhir pekan lalu.
"Saya diserang oleh pacar saya di sebuah pesta, di depan umum. Saya tidak pernah merasa begitu terhina," kata sang influencer.
Lebih lanjut Bella menjelaskan bahwa mantan pacarnya itu sudah meminta maaf, namun dia belum memaafkannya. Dalam peringatan yang ditujukan kepada perempuan lain, dia menekankan:
"Jangan menerima kekerasan apa pun dan jangan menerima permintaan maaf apa pun. Itu akan terjadi lagi."
← Kembali