Himachal CM siap memberikan tantangan tes narkoba kepada mantan MLA di Chandigarh, Ketua Menteri menyebut Neeraj Bharti seorang pecandu.
📖 Sumber artikel — 🇮🇳 HindiMantan MLA dan mantan CPS Neeraj Bharti membalas setelah Ketua Menteri Himachal Pradesh Sukhwinder Singh Sukhu menyebutnya 'pecandu'. Putra Menteri Pertanian Chandra Kumar, Neeraj Bharti, merilis video pada Minggu malam yang menantang Ketua Menteri untuk menjalani tes doping. Dalam video tersebut, Neeraj Bharti mengatakan tidak ingin melakukan tes doping di Himachal Pradesh, karena ada kemungkinan tes tersebut terpengaruh di sana. Ia menyatakan siap menjalani tes doping di Chandigarh. Bharti berbicara tentang membawa serta Ketua Menteri Sukhu serta Wakil Presiden Himachal Road Transport Corporation (HRTC) Ajay Verma untuk tes doping. Ajay Verma pun sempat menyarankannya untuk menjalani tes doping. Komentar pribadi terhadap Ketua Menteri: Dalam video yang dirilis di media sosial, Neeraj Bharti juga banyak melontarkan komentar pribadi terhadap Ketua Menteri. Ia mengatakan, tadinya ia menganggap Suhu sebagai saudaranya, namun kini hubungan itu sudah tidak ada lagi. Di akhir video, Bharti mengatakan bahwa seseorang mungkin menyukai alkohol dan rokok di masa mudanya, namun setelah mencapai usia tertentu, kebiasaan tersebut harus ditinggalkan. CM Suhu sempat berkata 'pecandu'. Faktanya, ketika menjawab pertanyaan media pada Selasa malam, Ketua Menteri Sukhu mengatakan tanpa menyebut nama Neeraj Bharti, "Tidak ada masalah. Jika seorang pecandu narkoba memberikan pernyataan, apa masalahnya? Kata-katanya tidak boleh dianggap serius." Usai pernyataan Ketua Menteri tersebut, Neeraj Bharti memberikan reaksi tajam. Bharti, yang telah menyerang pemerintah selama beberapa hari, terus menerus menargetkan pemerintahan Kongres dan Ketua Menteri Sukhu melalui Facebook selama lima hari terakhir. Dia telah melontarkan banyak tuduhan serius terhadap pemerintah dan organisasi tersebut. Setelah itu, partai tersebut mengambil tindakan disipliner terhadapnya dan mengeluarkannya dari Kongres selama enam tahun. Tuduhan pemblokiran ID Facebook: Neeraj Bharti menuduh bahwa di bawah tekanan pemerintah negara bagian, ID Facebook-nya juga ditutup, sehingga ia terus-menerus mengkritik pemerintah. Namun, ayahnya dan Menteri Pertanian Chandra Kumar juga menyebut serangan yang terus menerus dilakukannya di media sosial sebagai tindakan yang tidak adil.
← Kembali