Lensa kuning dan merah? Kacamata menjadi kegemaran di kalangan pemain timnas Brasil
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisBruno Guimarães, Igor Thiago dan Matheus Cunha
Rafael Ribeiro/CBF
Aksesori yang digunakan pemain timnas Brasil setibanya di Amerika Serikat untuk Piala Dunia menarik perhatian penggemar di media sosial. Kacamata blok biru, yang dikenal sebagai 'kacamata tidur', dengan lensa kuning dan merah, telah menjadi bagian dari rutinitas atlet karena menjanjikan peningkatan pemulihan fisik dan kualitas istirahat.
✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 Santos baru di WhatsApp.
Pengusaha Santos Gabriel Barreto, salah satu pemilik Apex Performance, yang digunakan oleh atlet seperti Neymar Jr., Bruno Guimarães, Bremer dan Ederson, mengatakan bahwa model tersebut dikembangkan untuk memblokir bagian dari apa yang disebut cahaya biru, yang dipancarkan oleh perangkat elektronik seperti ponsel dan tablet. Dia memutuskan untuk berinvestasi dalam bisnis ini karena minat masyarakat terhadap barang-barang dengan hasil tinggi.
Kepada g1, dokter dan presiden Perkumpulan Ophthalmology Brasil, Oswaldo Ferreira Moura Brasil, menginformasikan bahwa dari sudut pandang ilmiah, manfaat lensa dengan filter cahaya biru yang paling masuk akal berkaitan dengan kualitas tidur.
“Paparan cahaya biru di malam hari mengurangi produksi melatonin, hormon penting untuk mengatur siklus sirkadian. Dengan mengurangi paparan ini, lensa ini dapat meningkatkan permulaan dan kualitas tidur”, kata profesional tersebut.
Sekarang di g1
Namun Oswaldo Brasil menyatakan bahwa "tidak ada bukti kuat dalam literatur medis bahwa penggunaan lensa ini secara langsung meningkatkan performa olahraga, kapasitas visual, atau performa kognitif."
Investasi dan mempopulerkan
Barreto menjelaskan bahwa dia memutuskan untuk berinvestasi dalam bisnis ini karena meningkatnya minat terhadap praktik yang ditujukan untuk kesehatan, kesejahteraan, dan kinerja tinggi. “Gerakan biohacking ini, yang merupakan praktik kecil untuk meningkatkan kesehatan Anda, sedang berkembang di seluruh dunia,” katanya.
Menurut pengusaha Santos, di Brasil pemain terkenal pertama yang mulai menggunakan kacamata adalah bek Paraguay Gustavo Gómez, kapten Palmeiras. Setelah itu, atlet lain mulai menggunakannya, dengan nomor punggung 10 timnas menjadi nama utamanya.
Neymar turut mempopulerkan aksesori tersebut di Brasil
Reproduksi/Media sosial
“Neymar menyukai konsep tersebut, menggunakannya dan, sebagai hasilnya, konsep tersebut juga menjadi populer di Selecao sendiri,” katanya.
Barreto menyoroti, di Eropa, lensa sudah digunakan oleh atlet seperti Cristiano Ronaldo, Erling Haaland, dan Marcos Llorente.
Ederson pun ikut bergabung dengan teknologi tersebut
CBF
Apakah lensa berwarna mempunyai fungsi?
Saat ini, produsen terutama menjual dua jenis lensa. Yang kuning menjanjikan untuk memblokir sekitar 70% cahaya biru dan direkomendasikan untuk digunakan sepanjang hari, terutama bagi mereka yang menghabiskan banyak waktu di depan layar. Yang berwarna merah menawarkan perlindungan hingga 95% dan biasanya digunakan sebelum tidur.
Dokter Oswaldo Brasil menyoroti bahwa, dengan mengurangi paparan cahaya biru, kacamata dapat meningkatkan kualitas tidur. Namun, ia menyoroti belum ada bukti ilmiah bahwa aksesori tersebut secara langsung meningkatkan performa atau performa seorang atlet.
VIDEO: g1 dalam 1 Menit Santos
← Kembali