Pegawai negeri meninggal setelah tertabrak di Mauá; keluarga menuntut penyelidikan atas kemungkinan keretakan
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisPriscila Cabral meninggal setelah ditabrak mobil di Mauá
Arsip Pribadi
Seorang pegawai negeri berusia 44 tahun meninggal Rabu lalu (4), empat hari setelah tertabrak di Avenida Capitão João, di wilayah tengah Mauá, di Greater São Paulo. Priscila Meneses Cabral dimakamkan Minggu ini (7), di Ribeirão Pires.
Teman dan keluarga menuntut keadilan, identifikasi pengemudi yang melarikan diri dari lokasi kejadian, dan penyelidikan atas dugaan bahwa ia terlibat dalam balapan pada saat kecelakaan terjadi (lihat di bawah).
Menurut laporan polisi yang terdaftar di Polisi Distrik 1 Mauá, tabrakan terjadi sekitar pukul 03.04 pada tanggal 31 Mei, di jalan nomor 1.031.
Pacar Priscila melaporkan bahwa pasangan itu telah meninggalkan bar dan bersiap untuk berangkat ketika mereka menyadari bahwa aki mobilnya tidak berfungsi.
Ia mengaku berjalan beberapa saat untuk meminta bantuan kepada orang yang bisa mendorong kendaraan, sementara Priscila menunggu di lokasi kejadian. Tak lama kemudian, dia mendengar suara ledakan. Ketika dia mengalihkan perhatiannya ke jalan raya, dia melihat temannya terbaring setelah ditabrak.
Petugas polisi militer yang merespons kejadian tersebut menemukan dua kendaraan rusak di lokasi kejadian, termasuk mobil yang menabrak Priscila. Namun warga melaporkan kendaraan ketiga, BMW berwarna biru, juga ikut terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Menurut saksi-saksi tersebut, pengemudi BMW tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan meninggalkan lokasi kejadian tanpa memberikan bantuan.
Berdasarkan laporan kejadian pula, pengemudi mobil yang menabrak pegawai publik tersebut mengaku sedang menuju ke arah pusat kota saat disalip oleh BMW yang diduga salah masuk jalur dengan kecepatan tinggi.
Dia mengatakan dia mencoba mengerem, tetapi kehilangan kendali atas kemudi, menabrak Priscila dan kendaraan lain. Dia menyoroti bahwa dialah yang memanggil unit penyelamat.
Setelah dirawat di rumah sakit selama empat hari karena patah kaki dan trauma kepala, Priscila meninggal dunia pada Rabu (4) akibat luka-lukanya. Ia meninggalkan dua orang putri, masing-masing berusia 11 dan 20 tahun. Pemakaman dilakukan pada Sabtu (6), dan pemakaman dilakukan pada Minggu (7).
Permintaan Keadilan
Kepada g1, keluarga dan teman mengatakan mereka berharap keadaan tabrakan tersebut diklarifikasi dan semua orang yang terlibat dapat diidentifikasi dan dimintai pertanggungjawaban.
Dengan tujuan tersebut, kampanye dengan kalimat “Keadilan untuk Pri” mulai disebarluaskan di media sosial.
Priscila ditabrak pada Minggu dini hari, di Avenida Capitão João, di Mauá, oleh orang yang tidak bertanggung jawab saat balapan. Kami menginginkan keadilan. Dia tidak bisa dibiarkan begitu saja. Nyawanya terganggu. Kepedihan keluarga kami sangat besar, namun suara kami akan lebih kuat”, demikian isi salah satu materi kampanye.
Saksi yang diwawancarai keluarga menyatakan bahwa pengemudi BMW dan pengemudi kendaraan yang menabrak Priscila sedang balapan pada saat kecelakaan terjadi. Namun informasi tersebut masih didalami Polisi Sipil.
"Dia adalah orang yang bahagia, dicintai oleh semua orang yang mengenalnya. Kami meminta keadilan. Kami membutuhkan orang yang bertanggung jawab untuk diidentifikasi dan ditangkap. Jika memang ada keretakan, agar semua orang yang terlibat dapat ditemukan dan dimintai pertanggungjawaban," kata seorang teman korban, yang tidak mau disebutkan namanya.
Priscila Cabral meninggal setelah ditabrak mobil di Mauá
Arsip Pribadi
← Kembali