Mantan presiden negara bagian Tamil Nadu BJP K. Annamalai mengundurkan diri dari partai BJP pada hari Jumat. Ia mengajukan pengunduran dirinya kepada Presiden BJP Nitin Naveen. Dia juga telah menyetujuinya. Annamalai telah bertemu Menteri Dalam Negeri Amit Shah di Delhi dua hari lalu. Menurut sumber, Annamalai menginginkan keluarnya secara terhormat dari BJP tanpa konfrontasi apa pun. Setelah itu, mereka akan memulai gerakan non-politik berdasarkan 'filsafat nasionalis-Tamil' di Tamil Nadu, yang nantinya dapat diubah menjadi partai politik berdasarkan sentimen publik. Annamalai akan mengadakan pertemuan dengan pendukung intinya pada 7 Juni. Setelah itu, strategi lebih lanjut bisa diumumkan. Mengingat kekuasaannya di bank suara kaum muda, partai-partai politik mengawasi langkah selanjutnya. Dibahas juga bahwa RSS ingin Annamalai tetap aktif di kehidupan publik. There is a rift between Annamalai and BJP, 4 signs were found earlier... BJP may suffer losses. Menurut analis politik Sumanth C. Raman, setelah padayatra 'En Mann, En Makkal' Annamalai, perolehan suara BJP di Tamil Nadu meningkat dari 3% pada tahun 2021 menjadi 11% pada tahun 2024, dan kembali menjadi 3% pada tahun 2026. Dalam situasi seperti itu, langkah politik selanjutnya dianggap penting bagi politik negara. Poster-poster dipasang untuk mendukung Annamalai di jalanan Menjelang ulang tahun Annamalai pada tanggal 4 Juni, poster-poster yang mendukung Annamalai telah dipasang di banyak wilayah di Chennai. Tertulis di poster-poster ini – “Pemimpin Kami, Datang dan Pimpin Kami” yaitu “Pemimpin Kami, Datang dan Pimpin Kami.” Fans juga memasang poster di jalan-jalan Coimbatore. Tertulis di sini bahwa tidak ada batasan untuk berpikir tanpa rasa takut. Mereka juga mulai menambah anggota baru untuk bergabung dalam gerakan tersebut. BJP hanya mendapat 1 kursi di Tamil Nadu. Dalam pemilihan Majelis Tamil Nadu, BJP hanya mampu memenangkan 1 kursi, sedangkan partai TVK yang berusia 2 tahun milik aktor Vijay memperoleh 108 kursi. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan total kursi DMK (59) dan AIDMK (47). -------------------