Rahul Gandhi mengkritik penghapusan Sonam Wangchuk dari Jantar Mantar oleh Pusat. Wangchuk melakukan mogok makan tanpa batas waktu selama dua puluh satu hari karena ketidakberesan ujian NEET. Polisi memindahkan aktivis iklim tersebut ke Rumah Sakit Safdarjung untuk observasi dan perawatan medis. Para pemimpin oposisi mengutuk tindakan Pusat tersebut, dan menyebutnya sebagai penindasan terhadap perbedaan pendapat secara damai. Protes tersebut menuntut pengunduran diri dan reformasi dalam sistem pendidikan.