Pada bulan Mei tahun ini, dua pramugari Japan Airlines meminum alkohol yang melanggar peraturan penerbangan sehingga menyebabkan penundaan keberangkatan. Perusahaan mengajukan tindakan kepada Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata untuk mencegah terulangnya kembali, seperti melakukan tes alkohol online sebelum mulai bekerja.