Jepang merevisi undang-undang untuk memastikan pasokan ahli waris (laki-laki) takhta kekaisaran
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Seorang putri populer mendorong dukungan untuk memiliki Kaisar Jepang perempuan. Namun perdana menteri perempuan pertama di negara itu menentang hal tersebut.