"Gelombang panas? Kelembapan lebih menjadi masalah”… Peningkatan risiko bagi pasien jantung dan paru-paru
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Peringatan akan hujan lebat telah dicabut di seluruh negeri, namun panas terik dan kelembapan akibat hujan deras dapat mengancam kesehatan.
Peringatan akan hujan lebat telah dicabut di seluruh negeri, namun panas terik dan kelembapan akibat hujan deras dapat mengancam kesehatan. Komunitas medis telah mendesak kehati-hatian, dengan mengatakan bahwa gelombang panas dengan kelembapan tinggi mengganggu penguapan keringat, sehingga menyulitkan pengaturan suhu tubuh dan meningkatkan beban pada jantung dan paru-paru. Mari belajar tentang manajemen kesehatan untuk pasien dengan penyakit parah dan kronis selama musim panas yang lembab dengan bantuan Shin Hyeon-young, seorang profesor kedokteran keluarga di Rumah Sakit St. Mary Seoul, Universitas Katolik Korea. Menurut komunitas medis pada tanggal 16, selama gelombang panas dengan kelembapan tinggi, orang dengan penyakit parah seperti gagal jantung, penyakit jantung iskemik, penyakit paru obstruktif kronik (COPD), asma, dan penyakit ginjal kronis memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit terkait panas dan memburuknya penyakit yang mendasarinya dibandingkan masyarakat umum. Orang dengan penyakit kardiovaskular memiliki peningkatan risiko terkena angina, memburuknya gagal jantung, dan aritmia karena peningkatan beban jantung di lingkungan bersuhu dan lembab tinggi. Hindari keluar rumah atau berolahraga secara berlebihan, dan jika Anda mengalami nyeri dada, kesulitan bernapas, atau pusing parah, sebaiknya segera dapatkan bantuan medis. Orang dengan penyakit serebrovaskular mungkin memiliki peningkatan risiko stroke karena dehidrasi dan perubahan tekanan darah. Berikan tambahan cairan yang cukup dan hindari kelumpuhan mendadak, kesulitan berbicara, atau sakit kepala parah.
← Kembali