"Ayahku telah diambil dariku": Anak laki-laki yang dibunuh oleh ICE angkat bicara
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Imigran Meksiko Lorenzo Salgado Araujo ditembak dan dibunuh oleh agen ICE di Houston pada 7 Juli, setelah tinggal di AS selama 35 tahun.
Imigran Meksiko Lorenzo Salgado Araujo ditembak dan dibunuh oleh agen ICE di Houston pada 7 Juli, setelah tinggal di AS selama 35 tahun. ICE mengklaim dia "mempersenjatai" vannya saat terjadi kemacetan, sebuah tuduhan yang dibantah oleh keluarganya. Ronaldo Salgado mengatakan dia merasa "sangat bersalah" atas pembunuhan ayahnya, dan mengatakan kepada Camilo Montoya-Galvez dari CBS News bahwa dia berharap dia bisa berada di tempat kejadian lebih awal sebelum penembakan ICE yang fatal. Saudaranya, Lorenzo Jr. Salgado, mengatakan dia tidak yakin dia akan "menerima" bahwa ayah mereka telah meninggal.
← Kembali