Mahkamah Agung mempertanyakan status penduduk asli Inggris dan menolak menghentikan skema tiga bahasa CBSE. Kebijakan ini bertujuan untuk mempromosikan bahasa Hindi dan bahasa daerah, selaras dengan tujuan konstitusi. Para pemohon menentang skema tersebut karena kendala guru dan infrastruktur. Mereka juga mencatat terbatasnya ketersediaan buku di situs NCERT. Pusat dan CBSE akan mengajukan tanggapan mereka dalam waktu sepuluh hari.