AS kembali menutup Selat Hormuz; Presiden Trump menarik permintaan quid pro quo
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Komando Pusat Amerika Serikat, yang memiliki yurisdiksi atas Timur Tengah, mengumumkan pada tanggal 14 bahwa mereka telah melanjutkan blokade lautnya terhadap Selat Hormuz yang menargetkan kapal-kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran mulai pukul 5 pagi waktu Jepang pada tanggal 15, dan karena kedua belah pihak terus saling bertukar serangan, ada kekhawatiran bahwa pembicaraan untuk mengakhiri pertempuran akan semakin terhambat.
Komando Pusat Amerika Serikat, yang memiliki yurisdiksi atas Timur Tengah, mengumumkan pada tanggal 14 bahwa mereka telah melanjutkan blokade lautnya terhadap Selat Hormuz yang menargetkan kapal-kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran mulai pukul 5 pagi waktu Jepang pada tanggal 15, dan karena kedua belah pihak terus saling bertukar serangan, ada kekhawatiran bahwa pembicaraan untuk mengakhiri pertempuran akan semakin terhambat. Sementara itu, Presiden Trump telah mengumumkan bahwa ia akan secara efektif membatalkan rencananya untuk mengenakan kompensasi sebesar 20% pada kargo yang melewati Selat Hormuz sebagai imbalan untuk memastikan navigasi yang aman melalui Selat Hormuz.
← Kembali