Pengadilan Jammu telah memerintahkan petugas penyelidikan untuk hadir dengan catatan mengenai dugaan persembahan perak palsu. Sekitar 20 ton persembahan perak dilaporkan sebagian besar merupakan logam berkualitas rendah. Seorang advokat mengajukan pengaduan untuk meminta FIR dan penyelidikan atas dugaan penyelewengan tersebut. Pengadilan mengarahkan petugas penyelidikan untuk menyajikan catatan yang relevan pada 29 Juli 2026.