[Breaking News] Keputusan tentang 'sistem pemungutan suara preferensi pemimpin partai'... 'Pro-Cheong' Lee Seong-yoon mengundurkan diri dari komite tertinggi
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Komite Tertinggi Partai Demokrat Korea memutuskan untuk mengubah peraturan partai untuk memungkinkan pemungutan suara preferensial dan pemungutan suara putaran kedua dalam pemilihan pendahuluan kepemimpinan partai berikutnya.
Komite Tertinggi Partai Demokrat Korea memutuskan untuk mengubah peraturan partai untuk memungkinkan pemungutan suara preferensial dan pemungutan suara putaran kedua dalam pemilihan pendahuluan kepemimpinan partai berikutnya. Hal ini sebagai langkah untuk menyelesaikan kontroversi metode pemilihan kepemimpinan menjelang Kongres Partai Nasional reguler ke-3. Namun, Lee Seong-yoon, anggota faksi pro-Biru, menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan anggota Dewan Tertinggi. Perwakilan Kang Joon-hyun bertemu dengan wartawan setelah pertemuan tertutup Komite Tertinggi pada tanggal 14 dan menjelaskan, “Kami ingin merevisi peraturan partai untuk meminimalkan kontroversi mengenai peraturan terkait pemilihan kepemimpinan,” dan menjelaskan, “Kami menetapkan bahwa pemungutan suara preferensial dan pemungutan suara putaran kedua dapat diadakan.” RUU revisi peraturan partai disahkan melalui persetujuan lisan tanpa pemungutan suara. Perwakilan Kang berkata, “RUU untuk merevisi peraturan partai harus melalui pemungutan suara.” Dia berkata, “Saya meminta pendapat dan melanjutkan dengan persetujuan lisan, jadi tidak ada pemungutan suara.” Namun, Anggota Dewan Tertinggi Lee, anggota partai pro-Biru, meninggalkan ruang rapat sebelum pengambilan keputusan dan mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri. Perwakilan Lee berkata, “Saya tidak dapat menerima hal ini dan tidak dapat menghadiri pemungutan suara hari ini,” dan menambahkan, “Saya akan mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Anggota Dewan Tertinggi mulai hari ini karena saya yakin akan sulit untuk menjalankan jabatan tersebut lebih lama lagi.” Sedangkan Dewan Tertinggi Pemuda merupakan salah satu dari 5 anggota Dewan Tertinggi terpilih.
← Kembali