(1) “Berakhirnya Doha adalah pesan dari para dewa sepak bola untuk ``berusaha lebih keras''...
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Ia memimpin sepak bola Jepang sebagai "jenderal petarung" sejak era Liga Jepang pada 1980-an.
Ia memimpin sepak bola Jepang sebagai "jenderal petarung" sejak era Liga Jepang pada 1980-an. Pada tahun 1990-an, ia memperkenalkan kesenangan, kekerasan, dan kemegahan sepak bola kepada dunia melalui penciptaan J.League dan perjuangannya di kualifikasi final Piala Dunia, dan setelah pensiun sebagai pemain aktif, ia mengamati dengan cermat perubahan dalam sepak bola Jepang sambil melatih di semua kategori, termasuk sekolah menengah, universitas, JFL, J3, J2, dan J1.
← Kembali