BJP telah mengeluarkan pemberitahuan pencemaran nama baik sebesar Rs 100 crore kepada Ketua Menteri Jammu dan Kashmir Omar Abdullah. Tindakan ini menyusul tudingan Abdullah bahwa ada pejabat BJP yang berusaha memburu MLA partainya. Pemberitahuan tersebut menuntut permintaan maaf publik tanpa syarat dari Abdullah dalam waktu tujuh hari. Abdullah menolak pemberitahuan tersebut, dan menganggapnya sebagai tanda signifikansi politiknya. Dia juga memperingatkan adanya pemberitahuan balasan hukum terhadap pejabat BJP atas pernyataan mereka di masa lalu.