Panggung utama kompetisi kecerdasan buatan (AI) kini beralih dari ponsel pintar dan mobil ke ‘rumah’. Tidak hanya konglomerat dalam negeri, tetapi juga perusahaan teknologi besar luar negeri seperti Google dan Amazon pun sibuk berupaya merebut pasar ‘rumah AI’. Dengan pasar ponsel pintar yang mengalami stagnasi, diyakini bahwa rumah adalah tempat untuk merasakan AI dalam kehidupan sehari-hari.● Di masa depan, ‘Xi’ dan ‘Cloid’ akan berkeliaran. Pada tanggal 10, LG Electronics menandatangani 'Memorandum of Understanding (MOU) untuk pengembangan bersama rumah AI generasi berikutnya' dengan GS E&C di Gedung Grand Seoul di Jongno-gu, Seoul, yang dihadiri oleh CEO LG Electronics Ryu Jae-cheol (CEO/Presiden) dan CEO GS E&C Heo Yun-hong. Perjanjian ini bertujuan untuk menghubungkan peralatan rumah tangga dan perangkat Internet of Things (IoT) dengan platform hub rumah AI LG Electronics 'ThinQ On' dan menghubungkannya dengan infrastruktur kompleks merek perumahan 'Xi' milik GS E&C. Melalui perjanjian ini, LG Electronics dan GS E&C akan terhubung ke dalam satu sistem yang lebih dari sekadar mengendalikan perangkat rumah seperti penerangan, pemanas, dan katup gas, serta memanggil lift, memeriksa lokasi parkir, dan melakukan reservasi fasilitas komunitas. Sejauh ini, AI Home ada di dalam rumah