Mula-mula muncul ikan mati, lalu tanaman invasif. Setahun kemudian, polusi Danau Suchitlán masih menjadi misteri
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Nelayan di danau terbesar di El Salvador masih mencari jawaban setelah kematian tersebut, namun tidak ada penjelasan yang diberikan oleh pemerintah Dari desa Copapayo, Noel Avalos mengenang pagi hari ketika mereka berlari ke tepi Danau Suchitlán, waduk pembangkit listrik tenaga air utama di El Salvador, juga dikenal sebagai Cerrón Grande, dan perairan tawar terbesar di El Salvador, untuk menemukan ribuan ikan mati yang terdampar dalam semalam.
Nelayan di danau terbesar di El Salvador masih mencari jawaban setelah kematian tersebut, namun tidak ada penjelasan yang diberikan oleh pemerintah
Dari desa Copapayo, Noel Avalos mengenang pagi hari ketika mereka berlari ke tepi Danau Suchitlán, waduk pembangkit listrik tenaga air utama di El Salvador, juga dikenal sebagai Cerrón Grande, dan perairan tawar terbesar di El Salvador, untuk menemukan ribuan ikan mati yang terdampar dalam semalam.
Pada bulan Agustus 2025, hampir 70% dari permukaan danau seluas 135 km persegi (33.000 hektar) ditutupi oleh spesies invasif, selada air (Pistia stratiotes). Pada bulan-bulan berikutnya, sampah plastik menumpuk di sepanjang garis pantai, ikan mati menjadi lebih sering terjadi dan penduduk yang bergantung pada penangkapan ikan di danau untuk mendapatkan penghasilan melaporkan bahwa mata pencaharian mereka semakin memburuk.
Lanjutkan membaca...
← Kembali