5 teroris lagi tewas selama Operasi Shaban yang sedang berlangsung di Balochistan: media pemerintah
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Pasukan keamanan telah membunuh lima teroris lainnya selama Operasi Shaban yang sedang berlangsung di Balochistan, setelah itu jumlah total teroris yang tewas dalam operasi tersebut mencapai 76 orang, menurut laporan stasiun televisi negara Radio Pakistan pada hari Senin, mengutip sumber-sumber keamanan.
Pasukan keamanan telah membunuh lima teroris lainnya selama Operasi Shaban yang sedang berlangsung di Balochistan, setelah itu jumlah total teroris yang tewas dalam operasi tersebut mencapai 76 orang, menurut laporan stasiun televisi negara Radio Pakistan pada hari Senin, mengutip sumber-sumber keamanan.
Operasi Shaban dilakukan bersama-sama di seluruh provinsi oleh tentara, Korps Perbatasan dan Polisi Balochistan menyusul serangan teroris tanggal 7 Juli di daerah Bendungan Mangi, yang menewaskan 27 personel polisi.
Pasukan keamanan menargetkan para teroris melalui operasi udara dan darat, kata laporan Radio Pakistan.
Lebih lanjut media tersebut mengutip sumber-sumber keamanan yang mengatakan bahwa total 114 teroris telah terbunuh dalam Operasi Shaban dan operasi berbasis intelijen lainnya di Balochistan sejak 5 Juli.
Pekan lalu, Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengatakan bahwa kepemimpinan sipil dan militer negara tersebut telah mengambil “keputusan bersama dan tunggal” untuk mengakhiri terorisme setelah beberapa insiden teroris besar di Balochistan.
Pernyataan tersebut disampaikannya pada pertemuan Komite Puncak Provinsi mengenai Rencana Aksi Nasional di Quetta, yang juga dihadiri oleh Panglima Angkatan Pertahanan dan Kepala Staf Angkatan Darat Marsekal Asim Munir.
Memimpin pertemuan tersebut, PM Shehbaz mengatakan, “Satu hal telah diputuskan: ini adalah keputusan bersama dan tunggal dari kepemimpinan sipil dan militer bahwa kita harus mengakhiri terorisme secara kolektif.”
Pertemuan tersebut diadakan sehari setelah Direktur Jenderal Hubungan Masyarakat Antar-Layanan (ISPR) Letjen Ahmed Sharif Chaudhry menyampaikan dalam konferensi pers bahwa setidaknya 42 orang – empat warga sipil, 27 polisi dan 11 personel keamanan – telah kehilangan nyawa dalam serangan teroris dan operasi berikutnya di Balochistan sejak 5 Juli.
← Kembali