Masa kejayaan memori, 'inti dari inferensi AI'… “Kekurangan pasokan kemungkinan akan berlanjut hingga tahun 2030 dan seterusnya.”
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Ketika poros persaingan pengembangan kecerdasan buatan (AI) bergeser dari pembelajaran skala besar ke inferensi, kekurangan semikonduktor memori yang penting untuk 'inferensi' diperkirakan akan terus berlanjut dalam jangka waktu yang cukup lama.
Ketika poros persaingan pengembangan kecerdasan buatan (AI) bergeser dari pembelajaran skala besar ke inferensi, kekurangan semikonduktor memori yang penting untuk 'inferensi' diperkirakan akan terus berlanjut dalam jangka waktu yang cukup lama. Dengan munculnya 'masa kejayaan memori' yang belum pernah terjadi sebelumnya, harga semikonduktor memori seperti DRAM dan NAND flash (NAND) meningkat secara vertikal. Pasar memperkirakan kekurangan memori akan berlanjut hingga tahun 2030 atau setelahnya. Menurut DRAM Exchange, sebuah perusahaan riset pasar semikonduktor, pada tanggal 12, harga rata-rata produk NAND serbaguna untuk kartu memori dan USB adalah $28,8 pada akhir bulan lalu, lima kali lebih tinggi dari harga pada akhir tahun lalu ($5,7). Harga rata-rata produk DRAM serbaguna untuk PC juga melonjak menjadi $21 bulan lalu, 2,3 kali lebih tinggi dibandingkan harga pada akhir tahun lalu ($9,3). Karena kekurangan pasokan memori, harga naik 2 hingga 5 kali lipat hanya dalam waktu setengah tahun. Khususnya, seiring dengan meningkatnya permintaan NAND dengan cepat, terjadi pembalikan dimana NAND menjadi lebih mahal dibandingkan DRAM dalam waktu setengah tahun. DRAM menyimpan data sementara saat AI sedang bekerja.
← Kembali