Secara kasar Fumitaka Kohirumaki, mantan detektif Departemen Kepolisian Metropolitan, menjelaskan kasus cedera jahitan bibir Ibaraki dalam sebuah video. Tersangka Masae Sakurai (49) diyakini telah mengambil kendali atas seorang wanita yang ditemuinya secara online dengan membiarkannya tinggal di rumahnya. Ia juga menyatakan ketidakpercayaan yang kuat terhadap tindakan seorang pria berusia 40-an yang menyaksikan kekerasan namun tidak melaporkannya. Baca artikel