Perayaan pernikahan di distrik Saharsa berubah menjadi kekerasan setelah terjadi perselisihan pangan. Keluarga mempelai pria mengharapkan daging kambing tetapi menerima ayam, sehingga memicu pertengkaran. Ketidaksepakatan ini meningkat menjadi konfrontasi fisik antara kedua keluarga. Beberapa orang dari pihak mempelai pria mengalami luka-luka dalam bentrokan tersebut. Polisi sedang menyelidiki kejadian tersebut setelah mendapat informasi adanya pertengkaran.