Pengadilan Tinggi Himachal Pradesh menolak untuk membatalkan FIR terhadap kepala sekolah. Dia dituduh menyebut seorang siswa sebagai pencuri di depan teman sekelasnya. Laporan seorang psikolog yang tidak menemukan adanya trauma tidak menghentikan proses pidana. Pengadilan menyatakan trauma mental perlu pembuktian selama tahap persidangan. Tuduhan tersebut, jika benar, jelas merupakan kejahatan, pengadilan berpendapat.