Pada bulan Mei, Badan Meteorologi Jepang memulai inisiatif untuk mengkomunikasikan bahaya zona curah hujan linier yang dapat menyebabkan bencana hujan lebat, menggunakan informasi yang disebut ``perkiraan menit-menit terakhir zona curah hujan linier'' ketika kemungkinan terjadinya dalam tiga jam meningkat. Menurut wawancara dengan Badan Meteorologi Jepang, tingkat akurasi sejauh ini sekitar 30%, dan dibutuhkan rata-rata sekitar satu jam agar informasi mengenai kemunculan pita curah hujan linier muncul. Badan Meteorologi Jepang mengatakan akan memberikan informasi lebih lanjut di situsnya.