Pemerintah menghancurkan Masjid Ajgaib Shaheed yang berusia 200 tahun di Varanasi pada tengah malam. Hanya dalam waktu 22 menit, 5 buldoser merobohkan masjid setinggi 42 kaki tersebut. Seluruh puing juga dimuat ke dalam truk dan dipindahkan dalam semalam. Pada Selasa malam pukul 12, pihak pemerintah mencapai lokasi dengan lebih dari 1000 personel polisi. DCP Kashi Gaurav Banswal dan ADCP Vaibhav Bangar melakukan barikade di sekitar masjid. Pergerakan orang dilarang. Setelah itu aksi buldoser dimulai. Pemerintah mengatakan bahwa masjid itu dibangun di atas lahan kereta api. Masalahnya dibawa ke pengadilan, dari situ keputusannya menguntungkan Perkeretaapian. Di sini Stasiun Kereta Kashi dijadikan model. Makanya sedang diperluas, makanya diambil tindakan ini. Personel polisi mengatakan, aksi tersebut dilakukan pada malam hari untuk menghindari lalu lintas. Lihat 3 gambar aksi buldoser... Ketahui seluruh masalahnya. Berikan pendapat Anda tentang jajak pendapat ini sebelum melanjutkan ke berita... Ketahuilah apa yang akan terjadi di stasiun kereta api model. --------------- Baca juga berita ini - IITian Baba berkata - Saya Krishna, Radharani datang dalam mimpi: Apa yang akan kamu lakukan jika saya berbuat salah padamu; Cobaan berat terhadap gadis korban di Mathura Abhishek mengambil nomorku dari Instagram. Setelah ini kami terhubung melalui zoom. Dia menjadi sangat terkesan dengan Abhishek sehingga dia datang dari Benggala Barat dan mulai tinggal di Mathura. Suatu hari Abhishek berkata, 'Apa yang akan kamu lakukan jika aku berbuat salah padamu?' Inilah yang dikatakan Kavita (nama diubah), korban kedua dari biksu IIT pass Abhishek Mishra. Baca berita selengkapnya