ISLAMABAD: Perdana Menteri Shehbaz Sharif pada hari Selasa mengarahkan agar strategi komprehensif dirumuskan untuk meningkatkan akses usaha kecil dan menengah (UKM) terhadap pembiayaan. Pernyataan tersebut disampaikannya saat memimpin pertemuan peninjauan Otoritas Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (Smeda) di Islamabad. Menurut Kantor Perdana Menteri (PMO), perdana menteri mengarahkan otoritasnya untuk merumuskan strategi komprehensif, berkoordinasi dengan Bank Negara Pakistan dan bank-bank komersial, untuk meningkatkan akses UKM terhadap pembiayaan. Dia menekankan bahwa fasilitasi yang lebih besar harus diberikan untuk memberikan pinjaman kepada UKM guna meningkatkan ekspor negara. Ia juga mengarahkan agar mereka didukung dalam meningkatkan kapasitas produktifnya, khususnya dengan memberikan kesadaran dan akses pembiayaan kepada petani yang mengolah hasil pertanian. Perdana Menteri lebih lanjut mengarahkan agar bank-bank komersial didorong untuk mengembangkan produk-produk keuangan khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan UKM. PM Shehbaz menginstruksikan bahwa UKM harus diberikan bantuan dalam mempersiapkan studi kelayakan dan menyelesaikan tahapan penting lainnya yang diperlukan untuk mendirikan dan memperluas usaha. Dia menekankan bahwa tindakan segera diperlukan untuk menghilangkan hambatan yang menghambat pertumbuhan sektor ini. Perdana Menteri mengarahkan Smeda untuk membantu pengusaha muda, termasuk pengusaha perempuan, dalam mendirikan usaha kecil dan menengah. Pertemuan tersebut diberi penjelasan mengenai berbagai inisiatif yang dilakukan Smeda untuk memfasilitasi UKM. Para peserta diberitahu bahwa, untuk meningkatkan akses UKM Pakistan ke pasar internasional dan meningkatkan ekspor, 700 perusahaan telah difasilitasi untuk berpartisipasi dalam 16 acara internasional selama tahun ini. Selain itu, perusahaan-perusahaan di 35 kota telah menerima pelatihan mengenai peraturan keuangan dan pengembangan usaha. Pertemuan tersebut juga diberi penjelasan mengenai inisiatif lain yang dilaksanakan di bawah Smeda.