Front Pembebasan Nasional yang berkuasa di Aljazair telah muncul sebagai partai terbesar di parlemen setelah pemilihan legislatif yang ditandai dengan jumlah pemilih yang mencapai rekor terendah, yaitu hanya 21 persen. Jajak pendapat tersebut menyoroti semakin besarnya sikap apatis masyarakat meskipun ada jaminan pemerintah akan adanya proses yang transparan.