India telah menyatakan 23 orang dari Pakistan dan Kashmir yang diduduki Pakistan sebagai teroris, menargetkan agen Lashkar-e-Taiba dan Jaish. Menteri Dalam Negeri Amit Shah menyatakan orang-orang ini terlibat dalam kegiatan anti-India, termasuk serangan teror dan perekrutan. Para teroris tersebut terkait dengan serangan-serangan signifikan seperti ledakan di Pathankot dan Kafe Rameshwaram, dan beberapa di antaranya juga terlibat dalam pengintaian untuk serangan-serangan di masa depan. Langkah ini menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap terorisme.