Oposisi Armenia menyebut keputusan Mahkamah Konstitusi sebagai ‘awal dari fase perlawanan baru’
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Dokumen tersebut mencatat bahwa keputusan pengadilan tersebut “tidak menyelesaikan masalah legitimasi pemerintahan yang sedang dibentuk” juga tidak “menghilangkan kecurangan pemilu, pelanggaran besar-besaran terhadap proses pemilu, atau menyelesaikan krisis politik dan hukum yang mendalam di negara tersebut.”