Secara kasar Pembunuhan siswi SMA Asahikawa dan hukuman mati penyerangan yang dilakukan mahasiswi Universitas Ebetsu telah dikritik satu demi satu di media sosial. Menurut pengacara Masahiro Ogura, hukuman tersebut diputuskan bukan berdasarkan perasaan korban namun berdasarkan beratnya tanggung jawab atas tindakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa ada ruang bagi suara warga untuk mengubah tingkat hukuman melalui sistem hakim awam. Baca artikel