Rosana Paulino adalah 'satu-satunya orang kulit hitam di ruangan itu' untuk waktu yang lama, tapi dia tidak pernah menerima kenyataan itu. Ia menjadikan kekurangan uang di masa kecilnya menjadi pendorong kreativitas di balik karya-karya yang mempertanyakan posisi perempuan kulit hitam dan rasisme serta menjadi referensi global dalam seni kontemporer.