Tim asing mencapai puncak 8.000m pertama pada musim pendakian musim panas di Gilgit-Baltistan
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Matteo Della Bordella, Mirco Grasso, Luca Ducoli dan Giacomo Mauri di base camp K7.—Fajar • Kelompok pengikat tali beranggotakan enam orang menentukan rute menuju puncak • Ekspedisi mencakup pendaki dari Tiongkok, Ukraina, Lituania, Nepal, dan Pakistan • Tim Italia membuka rute baru di Sisi Tenggara K7, namun mundur 350 meter di bawah puncak karena kondisi berbahaya GILGIT: Ekspedisi internasional beranggotakan tujuh orang, bersama dengan tim pengikat tali beranggotakan enam orang, berhasil mencapai puncak Nanga Parbat (8.126 meter) pada hari Kamis, menandai keberhasilan pendakian pertama dari puncak setinggi 8.000 meter di Pakistan selama musim pendakian musim panas ini.
Matteo Della Bordella, Mirco Grasso, Luca Ducoli dan Giacomo Mauri di base camp K7.—Fajar
• Kelompok pengikat tali beranggotakan enam orang menentukan rute menuju puncak
• Ekspedisi mencakup pendaki dari Tiongkok, Ukraina, Lituania, Nepal, dan Pakistan
• Tim Italia membuka rute baru di Sisi Tenggara K7, namun mundur 350 meter di bawah puncak karena kondisi berbahaya
GILGIT: Ekspedisi internasional beranggotakan tujuh orang, bersama dengan tim pengikat tali beranggotakan enam orang, berhasil mencapai puncak Nanga Parbat (8.126 meter) pada hari Kamis, menandai keberhasilan pendakian pertama dari puncak setinggi 8.000 meter di Pakistan selama musim pendakian musim panas ini.
Musim pendakian musim panas di Gilgit-Baltistan biasanya dimulai pada pertengahan Juni dan berlanjut hingga pertengahan Agustus, dengan beberapa ekspedisi asing saat ini berupaya untuk mendaki puncak dataran tinggi di wilayah tersebut.
Tim ekspedisi Seven Summit Treks terdiri dari Tao Hu (China), Antonina Samoilova (Ukraina), Mindaugas Satkauskas (Lithuania), Dawa Sherpa, Dendi Sherpa, Lakpa Temba Sherpa (Nepal), dan Abbas Ali Mehdi (Pakistan).
Sebelumnya, tim pengikat tali beranggotakan enam orang dari Seven Summit Treks berhasil memasang tali ke puncak. Tim tersebut antara lain Mingtemba Sherpa, Pasang Dukpa Sherpa, Dawa Rinji Sherpa, dan Pasang Nurbu Sherpa dari Nepal.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis, Seven Summit Treks mengucapkan selamat kepada seluruh Tim Ekspedisi Nanga Parbat atas keberhasilan pendakian tersebut, dan menggambarkannya sebagai puncak pertama yang berhasil mencapai puncak setinggi 8.000 meter selama musim panas.
Pendaki terkenal Nepal dan pemilik Seven Summit Treks Chhang Dawa Sherpa juga mengucapkan selamat kepada tim atas keberhasilan pendakian mereka.
Sementara itu, ekspedisi Italia yang beranggotakan empat orang telah membuka rute baru di Sisi Tenggara K7 (6,934m) di Gilgit-Baltistan. Namun, para pendaki terpaksa membatalkan upaya mencapai puncak sekitar 350 meter di bawah puncak karena kondisi salju dan punggung bukit yang berbahaya.
Meskipun tidak mencapai puncak, tim menyelesaikan pendakian tembok besar setinggi 1.600 meter selama enam hari.
Ekspedisi tersebut terdiri dari Matteo Della Bordella, Mirco Grasso, Luca Ducoli, dan Giacomo Mauri. Tim tiba di base camp pada tanggal 3 Juni dan melancarkan upaya mereka pada tanggal 11 Juni.
Dalam postingan Instagram, pemimpin tim Matteo Della Bordella menulis: "Enam hari di dinding tempat kami memberikan seluruh diri kami: jiwa dan hati untuk petualangan yang akan tetap ada di dalam diri kami selamanya. Sebuah rollercoaster emosi, 30 lemparan, termasuk es vertikal yang curam, pendakian campuran, kait berbahaya, dan pendakian bantuan yang sulit.
“Dari tanggal 24 hingga 29 Juni, kami mendaki 1.600 meter ke permukaan tenggara K7 yang luas. Pada ketinggian sekitar 6.600 meter, kami mencapai punggungan barat daya dan mengikuti rute yang ditetapkan oleh tim pendakian pertama Jepang pada tahun 1984.
"Impian kami jelas adalah untuk mendaki 350 meter terakhir dan mencapai puncak K7, namun kami harus menyerah karena salju tebal dan kondisi punggung bukit yang sangat berbahaya, salah satu bagiannya runtuh di depan mata kami. Kami kembali ke base camp dengan perasaan sangat puas. Kami semua aman dan masih memiliki mata yang indah setelah perjalanan yang luar biasa ini."
Ekspedisi ini disponsori oleh Klub Alpine Italia.
Departemen Pariwisata mengatakan sejauh ini 31 izin pendakian gunung dan 39 izin trekking telah dikeluarkan untuk pengunjung asing untuk musim panas saat ini. Penerbitan izin akan berlanjut hingga 1 Agustus.
Diterbitkan di Fajar, 3 Juli 2026
← Kembali