Sebuah agen perjalanan besar telah menyusun perkiraan bahwa jumlah orang yang mempertimbangkan bepergian selama periode liburan musim panas ini akan menurun sebesar 4,6% dibandingkan tahun lalu. Perusahaan meyakini tingginya harga dan situasi di Timur Tengah mempunyai dampak.