Pengamat cuaca: Awan yang lebih bersih mungkin memperlambat laju pemanasan global
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Studi menunjukkan penurunan tingkat debu membuat awan lebih reflektif, sebuah efek yang tidak diperhitungkan dalam model iklim Sebuah penelitian menunjukkan bahwa awan yang lebih bersih membantu memperlambat laju pemanasan global.
Studi menunjukkan penurunan tingkat debu membuat awan lebih reflektif, sebuah efek yang tidak diperhitungkan dalam model iklim
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa awan yang lebih bersih membantu memperlambat laju pemanasan global. Menurunnya tingkat debu di atmosfer membuat awan lebih reflektif. Dampak yang sebelumnya tidak teridentifikasi ini tidak diperhitungkan dalam model iklim saat ini, sehingga mungkin berarti model tersebut terlalu melebih-lebihkan proyeksi laju pemanasan global.
Para peneliti menganalisis pengamatan satelit terhadap awan tinggi di belahan bumi utara dan menilai rasio kristal es terhadap tetesan cairan selama periode 2008 hingga 2018. Temuan mereka, yang diterbitkan dalam Geophysical Research Letters, menunjukkan bahwa awan menjadi semakin tidak sedingin es selama waktu tersebut. Melemahnya angin permukaan (akibat perubahan iklim) telah mengakibatkan berkurangnya debu yang terbawa ke atmosfer selama dua dekade terakhir. Partikel debu membantu menyemai kristal es, jadi lebih sedikit debu berarti lebih sedikit kristal es di awan. Efek ini tidak terlihat pada awan di belahan bumi selatan karena jumlah debu di atmosfer belahan bumi selatan jauh lebih sedikit.
Lanjutkan membaca...
← Kembali