Unicef ​​memperkirakan sekitar 1,8 juta orang, termasuk 680 ribu anak, membutuhkan bantuan. Sementara itu, warga mengkritik pemerintah atas tanggapannya terhadap krisis ini. Pihak berwenang terus memperbarui jumlah korban setiap hari, namun puluhan ribu orang hilang masih belum diketahui