Seiring dengan meluasnya penyediaan pengobatan medis gratis seperti pengobatan kecantikan dan kanker, kerusakan kesehatan terjadi karena pengobatan regeneratif yang tidak cukup menjamin keamanan. Sebagai tanggapan, Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan telah memutuskan untuk melanjutkan dengan pertimbangan sistem untuk mengevaluasi validitas ilmiah pengobatan regeneratif yang diberikan melalui pengobatan medis gratis.