Iran mengumumkan pada tanggal 29 (waktu setempat) bahwa mereka akan memblokir siapa pun yang melewati Selat Hormuz melalui rute yang tidak ditentukan oleh Iran, dan akan melakukan pengelolaan independen atas selat tersebut jika Oman tidak bekerja sama. Menurut outlet media Iran Entehub, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan dalam sebuah wawancara dengan IRIB yang dikelola pemerintah pada tanggal 29 (waktu setempat), "Masalah Selat Hormuz adalah masalah yang sangat mendasar dan penting bagi Iran," dan menyerukan diakhirinya perang dengan Amerika Serikat. Ia mengklaim, hal itu juga tercermin dalam Memorandum of Understanding (MOU). Dia kemudian menekankan, “Kedaulatan Iran harus dihormati,” dan “Ini berarti Iran mempunyai hak untuk menjalankan kedaulatan di perairan terkait.” Gariabadi mengatakan pengelolaan Selat Hormuz adalah tanggung jawab negara-negara pesisir, dan menambahkan, “Prioritas kami adalah mencapai kesepakatan dengan negara-negara pesisir lainnya mengenai sistem pengelolaan ini.” Pada saat yang sama, ia mengatakan mengenai Oman, negara pesisir lainnya, “Jika karena alasan tertentu mereka tidak ingin membangun sistem pengelolaan bersama untuk masa depan Selat Hormuz, Iran akan melakukan upaya tersebut sendiri.”