Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara pada pertemuan mengenai langkah-langkah pasokan bahan bakar yang diadakan di Istana Kremlin pada tanggal 28 (waktu setempat). Presiden Rusia Vladimir Putin untuk pertama kalinya secara terbuka mengakui bahwa ada kekurangan bahan bakar di Rusia akibat serangan jarak jauh oleh Ukraina. Baru-baru ini, Ukraina telah memperluas serangannya dengan menargetkan fasilitas energi dan jaringan logistik di daratan Rusia, termasuk ‘Operasi 40 Hari’, yang memberikan tekanan pada basis upaya perang Rusia.