“Apakah Anda berbicara tentang Konfusius yang akan membuat Musk tertawa?”... Rahasia perusahaan yang memberikan 'uang' kepada konsumen
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Berapa banyak orang yang berpikir bahwa moto perusahaan yang penuh dengan kata-kata baik benar-benar dapat membantu Anda menghasilkan uang? Bagaimana jika Anda menjadikan ajaran agama sebagai semangat memulai bisnis?
Berapa banyak orang yang berpikir bahwa moto perusahaan yang penuh dengan kata-kata baik benar-benar dapat membantu Anda menghasilkan uang? Bagaimana jika Anda menjadikan ajaran agama sebagai semangat memulai bisnis? Dalam wawancara dengan Dong-A Ilbo pada tanggal 22, Seo Jeong-woon, seorang profesor di Sekolah Pascasarjana Kewirausahaan (Direktur Lembaga Penelitian Kewirausahaan) di Universitas Katolik Kwandong, yang membuka kursus seni liberal 'Kewirausahaan, Omnibus Omnia' pada bulan Januari tahun ini, mengatakan, “Prinsip-prinsip kebaikan bersama dan solidaritas adalah nilai-nilai yang telah diabaikan dalam pendidikan kewirausahaan di masa lalu,” dan “Tetapi sekarang dunia sedang berubah.” Artinya “benda”. Itu juga merupakan semboyan pastoral mendiang Kardinal Jeong Jin-seok. Profesor Seo berkata, “Semangat kewirausahaan bukanlah sekedar mengejar keuntungan, namun sebuah proses yang dimulai dari manusia dan kembali ke manusia.” Ia menambahkan, “Startup, pengabdian kepada masyarakat, dan semangat pengabdian bukanlah konsep yang bertentangan, melainkan hubungan baik di antara keduanya.” “Jika Elon Musk mendengarnya, dia mungkin tertawa dan bertanya, 'Konfusius macam apa yang kamu bicarakan?'
← Kembali