Para pemimpin teknologi seperti Amodei dan Altman memperingatkan akan adanya "kiamat lapangan kerja" yang disebabkan oleh AI, dimana banyak perusahaan yang sudah mengganti stafnya. Namun, Jeff Bezos dari Amazon membantahnya dengan memperkirakan AI akan memicu kekurangan tenaga kerja dengan membuka kemungkinan-kemungkinan baru dan potensi manusia. Terlepas dari optimismenya, data terbaru menunjukkan bahwa AI kini menjadi pendorong utama pemutusan hubungan kerja di AS.