Sopir truk membayar jaminan dan dibebaskan setelah kecelakaan yang menewaskan 6 orang di BR-010 di Pará
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisKorban harus dikeluarkan dari reruntuhan setelah kecelakaan itu.
Reproduksi / Jejaring sosial
Seorang sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan yang menewaskan enam orang di BR-010, di timur laut Pará, dibebaskan setelah sidang hak asuh diadakan di São Miguel do Guamá. Ia ditangkap basah oleh Polisi Militer (PM) atas dugaan pembunuhan di lalu lintas.
Sopir truk, Cícero Francisco de Lima, ditangkap basah setelah kecelakaan itu. Dia dibebaskan setelah menjalani sidang hak asuh dan membayar uang jaminan hampir R$10.000.
Salah satu korban masih menunggu identifikasi resmi dari Legal Medical Institute (IML) Castanhal. Polisi Sipil terus menyelidiki keadaan kecelakaan itu.
✅ Klik dan ikuti saluran g1 PA di WhatsApp
Tabrakan terjadi pada malam tanggal 11 Juni, antara sebuah truk, yang sedang menuju negara bagian Maranhão, dan sebuah van pengangkut alternatif, yang sedang melakukan perjalanan antara Paragominas dan Castanhal. Keenam korban fatal dan tujuh orang lainnya terluka berada di dalam van.
Di antara korban tewas adalah pengemudi van, yang dikenal sebagai Américo, warga Castanhal. Dia telah bekerja di bidang transportasi penumpang selama 25 tahun.
Menurut Polisi Sipil, sopir truk menyampaikan versi berbeda pada hari terjadinya kecelakaan. Awalnya, ia mengaku tertidur saat mengemudi, kehilangan kendali kendaraan, dan salah jalur. Dia kemudian mengubah keterangannya dan mengatakan bahwa dia dibutakan oleh sinar tinggi van tersebut.
Dalam kesaksiannya, pengemudi yang merupakan wiraswasta ini mengaku hanya tidur dua jam sehari sebelum kecelakaan. Ia membantah meminum alkohol, namun mengaku telah menanggapi dua Ketentuan Terperinci mengenai penggunaan “rivet” dan menegaskan bahwa ia masih sesekali menggunakan zat tersebut.
VIDEO: lihat semua berita dari Pará
Lihat berita negara bagian lainnya di g1 PA
← Kembali