Saudara-saudara ditangkap karena dicurigai menggelapkan R$300.000 dalam mata uang kripto dengan penipuan khusus
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisNarkoba dan peralatan elektronik disita dari tersangka Tocantins
Polisi Sipil/Pengungkapan
Dua bersaudara ditangkap karena dicurigai menjadi bagian dari kelompok kriminal yang berspesialisasi dalam penipuan elektronik yang menggelapkan sekitar R$300,000 dalam mata uang kripto. Salah satu dari mereka yang diselidiki, berusia 26 tahun, ditangkap di Paraíso do Tocantins, di wilayah tengah negara bagian tersebut.
Aksi tersebut merupakan bagian dari Operasi Carteira Vazia yang dilakukan oleh Polisi Sipil Distrik Federal, Tocantins dan Maranhão. Saudara laki-laki lainnya, berusia 31 tahun, ditangkap di Porto Franco (MA).
Menurut polisi, keduanya memiliki riwayat kriminal atas penipuan yang dilakukan secara online. Nama-nama tersangka tidak diungkapkan dan G1 tidak dapat menghubungi pembela mereka.
📱 Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 TO di WhatsApp
Skema phishing yang canggih
Menurut penyelidikan, penjahat menggunakan taktik canggih untuk menipu investor. Mereka membuat situs web palsu yang dengan setia mereproduksi tampilan platform investasi mata uang kripto terkenal. Untuk memastikan bahwa korban mengakses alamat palsu, kelompok tersebut berinvestasi dalam iklan bersponsor, sehingga menyebabkan situs web palsu muncul di antara hasil pertama mesin pencari internet.
Penipuan ini terjadi secara real time: saat korban memasukkan kredensial dan kode otentikasi dua faktor (OTP) di situs palsu, data tersebut segera dikirim ulang oleh penjahat ke platform resmi. Dengan akses ini, mereka melakukan transfer instan aset digital ke dompet yang berada di bawah kendali grup.
BACA LEBIH LANJUT
Teknisi keperawatan dijatuhi hukuman 24 tahun penjara karena membunuh pengusaha setelah pemutusan hubungan kerja dan pengurangan 'tunjangan bulanan'
Seorang pria ditangkap karena dicurigai menyerang ibunya sendiri dengan pukulan helm
Sekarang di g1
Laboratorium obat dan pengakuan dosa
Selama pelaksanaan surat perintah penggeledahan di kediaman tersangka di Paraíso do Tocantins, polisi menemukan laboratorium produksi crack dan kokain. Lebih dari 2 kg retakan, bahan kimia untuk penyulingan narkotika dan mesin press hidrolik disita di properti tersebut.
Dalam kesaksiannya, pria berusia 26 tahun itu mengaku bahwa dia telah melakukan penipuan dengan cryptocurrency selama sekitar dua tahun dan bahwa dia telah mengoperasikan laboratorium obat selama satu tahun untuk memasok perdagangan narkoba di wilayah tersebut.
Identifikasi tersangka dimungkinkan berkat pelacakan siber dan keuangan atas aset yang disalahgunakan. Selain penangkapan, Pengadilan memerintahkan pemblokiran rekening bank, rekening fintech, dan jumlah mata uang kripto milik mereka yang sedang diselidiki. Perangkat elektronik juga disita dan akan menjalani pemeriksaan forensik.
Saudara-saudara akan bertanggung jawab atas penggelapan yang memenuhi syarat. Tersangka yang ditangkap di Tocantins juga didakwa melakukan perdagangan narkoba.
Ditambah hukumannya, mereka bisa terancam hukuman hingga 23 tahun penjara.
Lihat lebih banyak berita dari wilayah ini di g1 Tocantins.
← Kembali