VIDEO: Seorang pria berdandan seperti beruang dalam simulasi kota di Jepang untuk mencegah serangan
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisManusia berpakaian seperti beruang dalam simulasi di Jepang untuk berlatih melawan gelombang serangan
Prefektur Tochigi, di Jepang tengah, mengadakan pelatihan ekstensif pada Rabu (17) ini untuk mensimulasikan respons terhadap invasi beruang di sebuah sekolah, di tengah peningkatan penampakan hewan-hewan ini di daerah perkotaan di negara tersebut. Informasi tersebut berasal dari kantor berita Reuters.
Latihan tersebut mengerahkan polisi, tim anti huru hara, pemerintah daerah dan pemburu berlisensi di kampus sekolah di kota Yaita. Selama simulasi, seorang pejabat pemerintah yang mengenakan kostum beruang mewakili hewan tersebut, sementara tim mempraktikkan prosedur pencarian, mengevakuasi penduduk, dan menetralisir ancaman (lihat video di atas).
Skenario tersebut meniru situasi di mana seekor beruang liar dilaporkan terlihat di dekat kandang kambing di dalam sekolah. Polisi mengisolasi daerah tersebut, kendaraan mengaktifkan sirene peringatan dan sebuah drone digunakan untuk memantau pergerakan hewan yang diduga tersebut.
Di akhir pertunjukan, "beruang" itu dikepung oleh pemburu dan petugas polisi anti huru hara dan akhirnya "dibantai" selama simulasi operasi.
Menurut Tetsuya Maruyama, kepala Departemen Penanggulangan Satwa Liar di Prefektur Tochigi, pelatihan ini penting untuk menguji koordinasi antara berbagai lembaga yang terlibat.
“Tahun lalu, sistem perburuan darurat diperkenalkan yang memungkinkan penangkapan beruang dengan senjata api ketika mereka muncul di perkotaan. Namun untuk melakukan hal tersebut, diperlukan beberapa langkah persiapan dan semuanya memerlukan latihan,” ujarnya.
Maruyama juga menyoroti jumlah insiden yang berada di atas normal. Menurutnya, sejak April provinsi tersebut menerima lebih banyak laporan penampakan beruang dibandingkan biasanya.
Urso menutup hampir 100 sekolah
Kekhawatiran pihak berwenang meningkat setelah serangkaian penampakan beruang hitam di kota terdekat Utsunomiya, yang berpenduduk lebih dari 500.000 jiwa.
Sekitar seminggu yang lalu, hewan tersebut menyebabkan penutupan hampir 100 sekolah negeri dan bahkan kampus universitas selama tiga hari berturut-turut. Beruang itu akhirnya ditangkap di lingkungan perumahan pada tanggal 9 Juni.
Rekaman kamera keamanan merekam hewan itu berlari di jalan komersial yang sibuk dan melintas di dekat pejalan kaki. Dalam video lain yang direkam seorang saksi, beruang tampak berenang di kanal, memanjat pagar, dan berlari ke halaman perumahan.
Serangan meningkat
Jepang menghadapi peningkatan serangan beruang yang signifikan, termasuk di pusat perkotaan. Menghadapi situasi ini, pemerintah Jepang membentuk satuan tugas tahun ini untuk mengurangi insiden.
Data dari Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa negara ini mencatat, pada tahun fiskal 2025, terdapat 238 korban serangan beruang, termasuk 13 kematian.
Pada awal Juni, serangan lain di kota Fukushima menyebabkan sedikitnya empat orang terluka. Kamera keamanan menangkap momen seekor beruang mengejar seorang pria dan menjatuhkannya ke tanah.
Selama pelatihan di Tochigi, selain melakukan simulasi penangkapan hewan, pejabat publik juga berlatih menggunakan semprotan pengusir beruang pada target karton seukuran aslinya.
Bagi pemburu Fuminori Kimijima, 74 tahun, yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, integrasi antar tubuh sangat penting untuk merespons situasi nyata dengan cepat.
“Ada lebih banyak beruang di sekitar sini akhir-akhir ini. Latihan seperti ini membantu mengidentifikasi masalah dan meningkatkan koordinasi antara polisi, pemerintah setempat, dan tim berburu,” katanya.
← Kembali