Proerd melatih 407 siswa lainnya di Tupã
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisWisuda proerd yang berlangsung di Federal Institute Gymnasium
Balai Kota/Pengungkapan Tupã
Balai Kota melalui Dinas Pendidikan Kota bekerjasama dengan Kompi 2 Polisi Militer Tupã pada Kamis malam (11/06) menyelenggarakan wisuda satu kelas lagi dari Program Pendidikan Resistensi Narkoba dan Kekerasan (Proerd).
Upacara diadakan di Federal Institute Gymnasium yang diisi oleh anggota keluarga para wisudawan. Turut serta dalam upacara tersebut adalah Mayor André Vander Zambelli, mewakili Batalyon Polisi Militer ke-9; Sekretaris Pendidikan sementara, Carla Goss de Barros dan anggota dewan Silas Ferrão.
Pada semester pertama ini, lebih dari 407 siswa dari kelas 5 sekolah kota “João Geraldo Iori”, “Thiago Leandro”, “Mário Covas” dan “Odinir Magnani” serta sekolah swasta Colégio Olímpico dan Colégio Adventista berpartisipasi dalam kursus tersebut, yang diajar oleh petugas polisi militer Kopral Tosqui Júnior dan Kopral Matheus Yaegashi.
Selain penyerahan sertifikat, upacara juga ditandai dengan penyerahan medali kepada para mahasiswa yang menulis esai terbaik tentang apa yang mereka pelajari bersama Proerd dan bagaimana program tersebut memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka.
Instruktur Proerd, Kopral Tosqui Júnior, menyoroti pentingnya kursus ini, yang telah diajarkan di Tupã sejak tahun 1999 dan telah melayani lebih dari 20 ribu siswa dari Tupã selama hampir 30 tahun keberadaannya.
Dibuat melalui kerja sama antara Polisi Militer dan Departemen Kepolisian Los Angeles, Proerd didasarkan pada D.A.R.E. program. (Pendidikan Resistensi Penyalahgunaan Narkoba) yang dibuat dengan tujuan untuk mencegah anak dan remaja mulai menggunakan narkotika dan obat-obatan lainnya.
Kursus ini diajarkan di kelas, melalui 10 pelajaran berdurasi 50 menit, di mana anak-anak belajar membuat pilihan yang aman, bagaimana menolak narkoba dan menghindari kekerasan.
“Proerd khusus menangani siswa anak pada kelompok usia ini, yang ditandai dengan peralihan menuju remaja, yaitu fase di mana karakter masa depan orang dewasa mulai terbentuk. Bekerja dengan harga diri siswa, pengendalian ketegangan dan kesopanan, Proerd juga mengajarkan teknik pengendalian diri dan ketahanan terhadap tekanan teman sebaya yang mendorong penggunaan narkoba, berkontribusi dalam pembentukan warga negara yang baik”, jelasnya.
Menurut Kopral Tosqui, selain sebagai program pendidikan preventif penggunaan narkoba, Proerd juga mendorong anak-anak untuk mengembangkan sikap positif terhadap polisi dan pihak berwenang serta menghormati hukum. Program ini akan berlanjut pada semester kedua dengan melayani siswa dari sekolah negeri dan swasta.
← Kembali