Paul Musgrave menegaskan, dalam sebuah artikel yang diterbitkan di majalah Foreign Policy, bahwa konflik tersebut merugikan kepentingan strategis dasar Amerika Serikat dan melemahkan posisi Washington di kancah internasional, serta memperingatkan bahwa dampaknya dapat berlangsung selama bertahun-tahun, dan mungkin puluhan tahun.