Nota kesepahaman antara Washington dan Teheran, yang akan ditandatangani pada hari Jumat, mengatur pembukaan kembali Selat Hormuz, titik persimpangan strategis bagi seperlima minyak dunia. Afrika sangat bergantung pada minyak Teluk, khususnya untuk sektor penerbangan, dimana sebagian besar minyak tanah diimpor dari Timur Tengah.