Mantan kapten kriket Shahid Afridi mengunjungi PBB, menghargai keterlibatan diplomatik Pakistan
📖 Sumber artikel — 🇬🇧 InggrisMantan kapten kriket Pakistan Shahid Afridi pada hari Rabu mengunjungi Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York dan mengapresiasi peran konstruktif Misi Pakistan dalam mendorong dialog dan menyelesaikan perselisihan secara damai.
Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di X, Misi Tetap Pakistan untuk PBB mengatakan, “Mantan kapten tim kriket Pakistan dan pemain serba bisa Shahid Afridi mengunjungi Markas Besar PBB di New York atas undangan Duta Besar Asim Iftikhar Ahmad, perwakilan tetap Pakistan untuk PBB.”
Selama kunjungan tersebut, Duta Besar Ahmad memberi pengarahan kepada Afridi mengenai tugas misi tersebut, termasuk “keterlibatan aktif Pakistan di PBB dalam memajukan multilateralisme, mendorong dialog dan diplomasi, serta berkontribusi terhadap perdamaian dan keamanan internasional,” kata pernyataan tersebut.
Ia menambahkan bahwa Afridi “menyatakan penghargaan atas pekerjaan penting misi tersebut dan peran konstruktifnya dalam mendorong pemahaman, dialog dan kerja sama multilateral antar negara, dan menganjurkan penyelesaian perselisihan secara damai”.
Sementara itu, mantan nakhoda tersebut diberikan tur ke Markas Besar PBB dan juga diberi pengarahan tentang pekerjaan dan perannya dalam mempromosikan perdamaian internasional, keamanan, pembangunan berkelanjutan dan kerja sama multilateral, kata Misi tersebut.
Dalam pertemuan yang diadakan di markas besar PBB, Duta Besar Ahmad menyambut Afridi dan memujinya atas kontribusinya yang luar biasa terhadap kriket Pakistan dan membawa kegembiraan bagi jutaan penggemar kriket di seluruh dunia melalui penampilannya yang dinamis dan permainan pukulannya yang kuat, katanya.
Duta Besar juga mengapresiasi inisiatif kemanusiaan dan kesejahteraan Afridi.
“Proyek-proyek ini telah memberikan dampak positif terhadap kehidupan banyak orang, khususnya masyarakat yang kurang terlayani,” kata Duta Besar Ahmad seperti dikutip.
Berdasarkan misi tersebut, Duta Besar Ahmed juga menggarisbawahi pentingnya olahraga sebagai “instrumen diplomasi yang kuat yang melampaui batas, menumbuhkan saling pengertian, dan menyatukan bangsa dan masyarakat”.
“Dia mencatat bahwa olahraga dapat berfungsi sebagai platform yang efektif untuk mempromosikan perdamaian, niat baik, dan kerja sama internasional.”
“Kunjungan ini mencerminkan pengakuan bersama atas peran positif olahraga dan diplomasi dalam membangun jembatan antar masyarakat dan mendorong lingkungan internasional yang lebih damai dan kooperatif,” pernyataan tersebut menyimpulkan.
Sementara itu, dalam postingan media sosial di X, Afridi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Dubes Ahmad dan misinya atas “keramahan hangat” mereka.
“Senang sekali bisa terlibat dalam diskusi bermakna mengenai peran Pakistan di panggung global dan peluang untuk memperkuat dampak positif negara kita di seluruh dunia,” katanya.
“Bangga melihat Pakistan diwakili dengan dedikasi dan keistimewaan seperti itu.”
Seorang olahragawan terkemuka serba bisa dan berpengalaman, Afridi, telah mewakili Pakistan dalam ketiga format permainan, tampil dalam 398 Pertandingan Internasional Satu Hari, 99 Pertandingan Internasional Dua Puluh 20 dan 27 pertandingan Uji.
Setelah mendapatkan gelar 'Boom Boom' dan pensiun dari kriket internasional pada tahun 2017, Afridi telah terlibat dalam kegiatan filantropi dan juga mendirikan organisasi kesejahteraan sosial, Shahid Afridi Foundation.
← Kembali