Seragam Piala Dunia, radio ayah, dan mahkota Ratu: temukan peninggalan Pelé di museum Museum Pelé, di Santos, di pantai São Paulo, menyimpan serangkaian peninggalan Raja Sepak Bola. Diantaranya adalah kaos skuad Piala Dunia Brasil, foto-foto langka, radio tempat ayah sang bintang mendengarkan "Maracanazo" yang bersejarah, dan bahkan mahkota emas yang dipersembahkan oleh Ratu Elizabeth II. Dipasang di Casarãos do Valongo yang lama, di Pusat Sejarah kota, ruang ini menyatukan benda-benda yang membantu menceritakan kisah Raja Sepak Bola di dalam dan di luar lapangan. Bagi mereka yang ingin mengunjungi museum, tiket masuknya gratis dan ruang buka dari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 10.00 hingga 17.30. ✅Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 Santos di WhatsApp. Dibuka pada tahun 2014, di tengah-tengah Piala Dunia yang diadakan di Brasil, Museum Pelé dirancang oleh Raja sendiri, yang bersikeras untuk menjaga koleksinya di kota yang menyambutnya pada usia 15 tahun. Santos memberi saya segalanya. Santos memberi saya dunia. Wajar jika saya meninggalkan cerita saya di sini, kata Raja pada pembukaan. Museum Pelé, di Santos (SP), menyimpan peninggalan Raja Sepak Bola Balai Kota Santos Temukan beberapa peninggalan Pelé di museum: Kemeja yang dikenakan di final Piala Dunia 1958 Foto-foto Piala Dunia 1962 yang tidak dipublikasikan Baju kejuaraan ketiga tahun 1970 dan replika Piala Jules Rimet Kotak semir sepatu bekas waktu kecil Radio tempat ayahnya mendengarkan "Maracanazo" tahun 1950 Mahkota emas dipersembahkan oleh Ratu Elizabeth II Museum Pelé, di Santos (SP) Arsip/A Tribuna Jornal 1 - Baju terakhir tahun 1958 Salah satu barang yang paling banyak dicari pengunjung adalah replika kaos biru yang dikenakan Pelé pada final Piala Dunia 1958 melawan Swedia. Pada usia 17 tahun, sang striker mencetak dua gol dalam keputusan tersebut dan membantu tim Brasil memenangkan gelar juara dunia pertama dalam sejarahnya. Selain kaos, baju olahraga asli berwarna hijau yang digunakan dalam kompetisi juga menjadi bagian dari koleksinya. Seragam bersejarah dari karier Pelé Balai Kota Santos 2 - Foto tahun 1962 yang tidak dipublikasikan Foto diambil oleh Juan Luco dari Chili Arsip/A Tribuna Jornal Kampanye kejuaraan dunia dua kali Chile juga mendapat ruang khusus di museum. Koleksinya menyatukan foto-foto yang belum pernah dilihat sebelumnya yang diambil oleh Juan Luco dari Chili selama Piala Dunia 1962. Gambar-gambar tersebut menunjukkan di balik layar kompetisi dan catatan-catatan yang kurang diketahui dari periode itu. Panji-panji bertanda tangan dan kaos tim Brasil pertama dengan cabang kopi yang dimasukkan ke dalam perisai juga dipajang. Foto-foto yang tidak dipublikasikan diambil oleh Juan Luco dari Chili selama Piala Dunia 1962 Arsip/A Tribuna Jornal 3 - Baju tri dan replika cangkirnya Kemenangan Piala Dunia 1970 di Meksiko diwakili oleh salah satu benda paling berharga di museum. Seragam kuning nomor 10 yang dikenakan Pelé selama kampanye kejuaraan ketiganya dipajang di sebelah replika resmi Piala Jules Rimet, simbol pencapaian yang mengabadikan tim Brasil dan Raja Sepak Bola. Replika rasmi Piala Jules Rimet (di sebelah kiri); Seragam yang dikenakan Pelé (kanan). Pengungkapan/Balai Kota Santos 4 - Kotak semir sepatu Koleksinya tidak hanya bergantung pada judul saja. Museum ini juga melestarikan benda-benda yang berhubungan dengan masa kecil Pelé, seperti kotak semir sepatu yang ia gunakan di Bauru, di pedalaman São Paulo. Karya ini mengingatkan asal usul sang atlet yang sederhana sebelum menjadi salah satu tokoh paling terkenal di planet ini. 5 - Radio ayah Radio tempat ayah Pelé mendengar kekalahan Brasil dari Uruguay di final Piala Dunia 1950 Balai Kota Santos Barang lain yang penuh simbolisme adalah radio baterai tempat João Ramos do Nascimento alias Dondinho, ayah Pelé, mendengarkan kekalahan Brasil dari Uruguay di final Piala Dunia 1950. Menurut cerita yang diceritakan oleh Raja sendiri, setelah melihat ayahnya menangis karena "Maracanazo" itulah dia berjanji akan memenangkan Piala Dunia untuk Brasil. 6 - Mahkota Ratu Elizabeth II Museum Pelé menyimpan mahkota emas pemberian Ratu Elizabeth II Balai Kota Santos Di antara koleksi yang paling membuat penasaran adalah mahkota emas pemberian Ratu Elizabeth II. Benda tersebut melambangkan pengakuan internasional yang diraih Pelé sepanjang karirnya dan mengukuhkan status pemain Brasil itu sebagai salah satu idola terhebat dalam sejarah olahraga dunia. Museum Pelé menyimpan mahkota emas pemberian Ratu Elizabeth II Arsip/A Tribuna Jornal Santos sebagai panggung kenangan Menghadap ke Pelabuhan Santos, lokasi tersebut memiliki arti khusus bagi Pelé, yang melihat ruang tersebut sebagai simbol dari perjalanannya sendiri: seorang anak laki-laki yang tiba di kota untuk mencari peluang dan menjadi ikon yang dikenal di seluruh dunia. Museum Pelé, di Santos (SP) Pengungkapan/Balai Kota Santos VIDEO: g1 dalam 1 menit Santos